MUNSTER SCOLIOSIS ORTHOSE
Alt text
MUNSTER SCOLIOSIS ORTHOSE

Skoliosis / tulang punggung bengkok

Definisi

Skoliosis atau dalam ejaan medis scoliosis merupakan pembengkokan kearah samping dari tulang belakang yang merupakan suatu

deformitas (kelainan) daripada suatu penyakit

Penyebab

A. Nonstruktural : Skoliosis tipe ini bersifat reversibel (dapat dikembalikan ke bentuk semula), dan

tanpa perputaran (rotasi) dari tulang punggung

a. Skoliosis postural : Disebabkan oleh kebiasaan postur tubuh yang buruk

b. Spasme otot dan rasa nyeri, yang dapat berupa :

(i) Nyeri pada spinal nerve roots : skoliosis skiatik

(ii) Nyeri pada tulang punggung : dapat disebabkan oleh inflamasi atau keganasan

(iii) Nyeri pada abdomen : dapat disebabkan oleh apendisitis

c. Perbedaan panjang antara tungkai bawah

(i) Actual shortening

(ii) Apparent shortening :

1. Kontraktur adduksi pada sisi tungkai yang lebih pendek

2. Kontraktur abduksi pada sisi tungkai yang lebih panjang

B. Sruktural : Skoliosis tipe ini bersifat irreversibel dan dengan rotasi dari tulang punggung

a. Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) : 80% dari seluruh skoliosis

(i) Bayi : dari lahir – 3 tahun

(ii) Anak-anak : 4 – 9 tahun

(iii) Remaja : 10 – 19 tahun (akhir masa pertumbuhan)

(iV) Dewasa : > 19 tahun

b. Osteopatik

(i) Kongenital (didapat sejak lahir)

1. Terlokalisasi :

a. Kegagalan pembentukan tulang punggung (hemivertebrae)

b. Kegagalan segmentasi tulang punggung (unilateral bony bar)

2. General :

a. Osteogenesis imperfecta

b. Arachnodactily

(ii) Didapat

1. Fraktur dislokasi dari tulang punggung, trauma

2. Rickets dan osteomalasia

3. Emfisema, thoracoplasty

c. Neuropatik

(i) Kongenital

1. Spina bifida

2. Neurofibromatosis

(ii) Didapat

1. Poliomielitis

2. Paraplegia

3. Cerebral palsy

4. Friedreich’s ataxia

5. Syringomielia

 

Scoliosis Normal

Scoliosis Idiopatik

Karena skoliosis idiopatik merupakan sebagian besar dai keseluruhan skoliosis, maka akan dibahas

lebih rinci.

Insidens dan Penyebab

0,5% dari seluruh populasi menderita skoliosis idiopatik

Penyakit ini dapat diturunkan secara familial

Pola pembengkokan (kurva) dapat berupa :

- Thoracic

- Thoracolumbar

- Lumbar

- Gabungan antara thoracic dan lumbar

 

Gejala Klinis

Dari riwayat penyakitnya, pertama-tama tidak dikeluhkan adanya nyeri. Biasanya skoliosis baru

disadari oleh orangtua ketika anak beranjak besar, yaitu terlihat keadaan bahu yang tidak sama tinggi,

tonjolan skapula yang tidak sama, atau pinggul yang tidak sama. Pada keadaan ini, biasanya derajat

pembengkokan kurva sudah lebih dari 30 derajat.

Pada pemeriksaan fisis, dapat dilakukan beberapa pemeriksaan, antara lain :

*) Berdiri tegak, untuk melihat adanya :

Asimetri bahu, leher, tulang iga, pinggul, skapula

Plum line (kesegarisan antara leher dan pinggul)

Body arm distance (jarak antar lengan dengan badan)

*) Membungkuk, untuk melihat adanya :

Rotasi (perputaran dari tulang punggung)

Derajat pembungkukan (kifosis)

Mengukur perbedaan panjang tungkai bawah (leg length discrepancy)

*) Mencari :

Kelenturan sendi

Sinus-sinus pada kulit

Hairy patches

Palpable midline defects

 

Pemeriksaan Tambahan

*) Pemeriksaan dasar yang penting adalah foto polos (roentgen) tulang punggung yang meliputi :

Foto AP dan lateral ada posisi berdiri : foto ini bertujuan untuk menentukan derajat

pembengkokan skoliosis

Foto AP telungkup

Foto force bending R and L : foto ini bertujuan untuk menentukan derajat pembengkokan

setelah dilakukan bending

Foto pelvik AP

*) Pada keadaan tertentu seperti adanya defisit neurologis, kekakuan pada leher, atau sakit kepala,

dapat dilakukan pemeriksaan MRI

 

Penatalaksanaan

Tujuan dilakukannya tatalaksana pada skoliosis meliputi 4 hal penting :

1. Mencegah progresifitas dan mempertahankan keseimbangan

2. Mempertahankan fungsi respirasi

3. Mengurangi nyeri dan memperbaiki status neurologis

4. Kosmetik

Adapun pilihan terapi yang dapat dipilih, dikenal sebagai “The three O’s” adalah :

 

1. Observasi

Pemantauan dilakukan jika derajat skoliosis tidak begitu berat, yaitu

tumbuh atau

pada saar usia 19 tahun.

Pada pemantauan ini, dilakukan kontrol foto polos tulang punggung pada waktu-waktu tertentu. Foto

kontrol pertama dilakukan 3 bulan setelah kunjungan pertama ke dokter. Lalu sekitar 6-9 bulan

berikutnya bagi yang derajat 20.

 

2. Orthosis

Orthosis dalam hal ini adalah pemakaian alat penyangga yang dikenal dengan nama brace. Biasanya

indikasi pemakaian alat ini adalah :

Pada kunjungan pertama, ditemukan derajat pembengkokan sekitar 30-40o

Terdapat progresifitas peningkatan derajat sebanyak 25 derajat.

 

Jenis dari alat orthosis ini antara lain :

. Mounster Scoliosis Orthosis

Milwaukee

Boston

Charleston bending brace

Alat ini dapat memberikan hasil yang cukup signifikan jika digunakan secara teratur 23 jam dalam

sehari hingga 2 tahun setelah menarche.

3.Operasi

Tidak semua skoliosis dilakukan operasi. Indikasi dilakukannya operasi pada skoliosis adalah :

Terdapat progresifitas peningkatan derajat pembengkokan >40-45 derajat pada anak yang

sedang tumbuh

Terdapat kegagalan setelah dilakukan pemakaian alat orthosis

Terdapat derajat pembengkokan >50 derajat pada orang dewasa

Kami akan jabarkan salah satu produk unggulan kami yang sudah dipost pada gambar diatas yaitu Mounster scoliosis Orthosis /MSO

MSO

            Feature :

      Menggunakan bahan polypropelyne

      Terdapat ventilasi pada bagian plastiknya

      Koreksi tepat pada apek scoliosis

      Kosmetik tetap dijaga

      Tali terbuat dari kulit tebal dan lembut

      Saat pemakaian pertama kali dapat dibuktikan kebenaran dalam koreksinya

            Indikasi :

      Idhiophatic Scoliosis

NB :

         Pembuatan MSO dibutuhkan foto scoliosis program dan sesuai anjuran dokter :

  1. A – P Ereck (Thoraco Lumbal )
  2. A – P Banding kiri (Thoraco Lumbal)
  3. A – P Banding kanan (Thoraco Lumbal)
  4. A – P Supine (Thoraco Lumbal)
  5. Berdiri ke lateral 

Klinik PROmedik

Jl. Cerbonan 10 , kec. BanyuBiru Kab. Semarang

Indosat  085647137608

Telkomsel  081329251108

 Pin BB  545026A7